Usulan Anggaran Perubahan TA. 2019 Pasca Banjir 23 M

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengusulkan anggaran perbaikan infrastruktur pascabanjir sebesar Rp23 miliar. Perbaikan akan dilakukan di 21 desa yang berada di 4 kecamatan.

“Saat banjir kemarin kerugiannya mencapai Rp13 miliar. Ini baru kita usulkan Rp23 miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu, Ansyari Firdaus, kepada apahabar.com, belum lama ini.

Melalui anggaran tersebut, ia berharap kerusakan infrastruktur yang terjadi di Kecamatan Kusan Hulu, Kuranji, dan Kusan Hilir, dapat segera diperbaiki.

“Paling tidak setengahnya saja yang diterima kita sudah bisa bekerja,” katanya.

Untuk melakukan penanganan banjir, Dinas PUPR Tanah Bumbu juga sedang melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Sungai Loban. Sementara di wilayah hulu, pemerintah daerah terus mengupayakan untuk membangun bendungan.

“Untuk bendungan kalau tidak bisa 2019 nanti di 2020,” katanya.

Untuk diingat, banjir hebat menerjang Tanah Bumbu awal Juni kemarin. Pemerintah setempat sampai mengeluarkan status tanggap darurat bencana banjir di 7 kecamatan.

Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial Universitas Lambung Mangkurat (PPISD ULM) menyebut genangan banjir di Tanbu mencapai 4.252 hektar.

Dinas Pertanian sendiri mencatat 706,35 hektare sawah terendam banjir di 6 kecamatan. Sementara, rumah warga yang terdampak mencapai 1.591 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 5.000 jiwa.[]

sumber : www.apakabar.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *